cerita ini adalah cerita yang aku kirim buat Burhan Shadiq dalam sayembara SANTRI IS ALWAYS HAPPY. bisa ditunggu terbitnya buku Santri is Always HappyPagi yang indah, hari yang cerah, ku lihat titik-titik embun yang menetes, berkilau indah dibalut terpaan mentari pagi. Angin semilir bertiup sepoi menghembus dedaunan dengan lembut, penuh dengan kasih dan sayang. Aku termenung di kebun belakang hujroh[1] menghayati harmoni alam yang sederhana. Hatiku, jiwaku dan akal budiku menyatu dengan indahnya pagi itu. Seperti biasanya, sembari antri menunggu giliran untuk bisa menikmati siraman air dingin di kamar mandi.





